Asallamuallaikum, Salam Pramuka. Hallo kakak-kakak, hahaha udah lama ya gak posting lagi :D yaaa biasa lah lagi sibuk (sok sibuk) sekedar info aja nih kak mau ngasih tau kalau prasmanli binjai juara 2 umum di Gitapanitra ke-5, bukan mau sombong kak cuma ingin memotivasi kakak-kakak untuk bisa lebih baik. Disini saya akan menceritakan pahit manisnya dalam kegiatan ini kak. Kalau kakak-kakak semua baca dari awal sampai habis ceritanya dijamin kakak-kakak bisa memetik sesuatu.



     Saat awal kami datang kebumi perkemahan cuacahnya sangat panas kami langsung mendftar ulang untuk bisa mendapatkan nomor tenda, setelah kami mendapatkannya kami langsung bergegas memasang tenda dengan bergotong-royong, dengan bergotong-royong yakinlah apapun yang kita lakukan akan cepat selesai kadang ada tuh saat temennya buat tenda dia malah duduk-duduk, leha-leha, atau santai-santai. Ini nihh yang bisa hancur sebuah team, hari pertama semua berjalan dengan lancar semua lomba dapat terikuti sesuia dengan rencana sampai malam tiba kami membuat hidangan untuk makan malam nah disini lagi skill memasak kita dibutuhkan, tau gak kak saat kita memasaak saat camping itu antara percobaan dan pande-pande kadang saat memasak nasi bisa saja nasinya kekerasan bisa saja nasinya seperti bubur, wkowko :'D yahhh namanya juga belajar hidup mandiri seperti itu lah.

     Hari kedua dan hari seterusnya dipenuhi dengan masalah nih kak, umpi putrinya selalu saja ribut selalu dan sampai suatu ketika piumpinya meminta mereka tidak ada yang bicara dan saling bekerja sama selama gitap ini berlangsung, dan benar saja setelah pulang dari kegiatan tersebut kami membawa pulang 6 piala dan juara 2 umum. Intinya kak kalau kakak-kakak, kalau ada masalah jangan saling tuduh-tuduhan atau ingin memecahkannya sendiri, dijamin deh gak bakalan bisa. Intinya semua harus ada kerjasama team yang baik dan komunikasi yang cukup. Yaa mungkin sekian apa yang ingin saya sampaikan semoga bisa mengambil maknanya, Wasallamualaikum, wr,wb.

Satuan Karya

Satuan Karya Pramuka (Saka) adalah wadah pendidikan guna menyalurkan minat, mengembangkan bakat dan pengalaman para pramuka dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Satuan Karya diperuntukkan bagi para Pramuka Penggalang Terap, Pramuka Penegak dan Pandega, dan para pemuda usia 14-25 tahun dengan syarat khusus. Setiap Saka memiliki beberapa krida, dimana setiap Krida mengkususkan pada sub bidang ilmu tertentu yang dipelajari dalam Satuan karya tersebut. Setiap Krida memiliki SKK untuk TKK Khusus saka yang dapat diperoleh Pramuka yang bergabung dengan Krida tertentu di sebuah Saka.
Satuan Karya Pramuka juga memiliki kegiatan khusus yang disebut Perkemahan Bhakti Satuan Karya Pramuka (PERTISAKA) yang dilaksanakan oleh tiap-tiap saka dan kegiatan yang dilaksanakan secara bersama-sama lebih dari satu saka yang disebut perkemahan antar saka (PERAN SAKA) dimana dimungkinkan tiap saka mentranfer bidang keilmuan masing-masing. Bagian terkecil dari saka disebut krida,
Satuan Karya Pramuka yang dulu ada 7, pada saat ini satu lagi satuan karya pramuka yang dibentuk adalah satuan karya pramuka Wira Kartika yang merupakan hasil kerja sama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dengan Mabes TNI Angkatan Darat, sehingga satuan karya pramuka pada saat ini ada 8 (delapan), antara lain:
  • Saka Dirgantara

Satuan Karya Pramuka Dirgantara adalah wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kedirgantaraan guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Ialah Satuan Karya yang membidangi bidang kedirgantaraan, umumnya saka ini hanya berada di wilayah yang memiliki potensi kedirgantaraan atau memiliki landasan udara.
Pelatihan Pramuka Saka Dirgantara umumnya memperbantukan para profesional di bidang kedirgantaraan, TNI AU pihak perusahaan penerbangan dan klub aeromodelling. Pelatihan biasanya diadakan di sebuah Pangkalan Udara tertentu.
Saka Dirgantara meliputi 3 krida, yaitu:
  1. Krida Olahraga Dirgantara (ORGIDA)
  2. Krida Pengetahuan Dirgantara
  3. Krida Jasa Kedirgantaraan
  • Saka Bhayangkara

Satuan Karya Pramuka Bhayangkara adalah wadah kegiatan kebhayangkaraan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), guna menumbuhkan kesadaran berperan serta dalam pembangunan nasional.Ialah Satuan Karya yang membidangi bidang kebhayangkaraan.
Saka Bhayangkara ialah Satuan Karya terbesar dan paling berkembang di Indonesia.Saka Bhayangkara dapat dibentuk di hampir seluruh wilayah Kwartir di Indonesia, tidak terbatas pada suatu sumber daya atau kondisi alam.Dalam pelatihan Saka Bhayangkara, umumnya Gerakan Pramuka bekerjasama dengan pihak Kepolisian Republik Indonesia dan terkadang memperbantukan pihak Dinas Pemadam Kebakaran. Biasanya Saka Bhayangkara berada dibawah pembinaan POLRI.
Saka Bhayangkara meliputi 4 krida, yaitu :
  1. Krida Ketertiban Masyarakat (Tibmas)
  2. Krida Lalu Lintas (Lantas)
  3. Krida Pencegahan dan Penaggulangan Bencana
  4. Krida Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP)
Pada krida Pencegahan dan Penanggulangan Bencana terdapat 4 sub krida :
  1. Subkrida PASKUD (Pasukan Berkuda)
  2. Subkrida PASKAN (Pasukan Anjing Pelacak)
  3. Subkrida DAMKAR (Pemada Kebakaran)
  4. Subkrida SAR (Search And Rescue)
  • Saka Bahari

Satuan Karya Pramuka Bahari adalah wadah bagi Pramuka yang menyelenggarakan kegiatan-kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat dalam rangka menanamkan rasa cinta dan menumbuhkan sikap hidup yang berorentasi kebaharian termasuk laut dan perairan dalam. Ialah Satuan Karya yang membidangi bidang Kelautan.
Pembinaan Saka Bahari bekerjasama dengan pihak TNI AL, Profesional di bidang Olahraga Air, Departemen Pariwisata dan Departemen Kelautan. Umumnya Saka Bahari hanya berada di wilayah yang memiliki potensi di bidang Bahari.
Saka Bahari meliputi 4 krida, yaitu :
  1. Krida Sumberdaya Bahari
  2. Krida Jasa Bahari
  3. Krida Wisata Bahari
  4. Krida Reksa Bahari
  • Saka Bhakti Husada

Satuan karya Pramuka Bakti Husada adalah wadah pengembangan pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan pemberian kesempatan untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat dalam bidang kesehatan.
Pembinaan Saka Bhakti Husada berada dibawah naungan Gerakan Pramuka yang bekerjsama dengan Departemen Kesehatan, Dinas Kesehatan, PMI, Rumah Sakit, dan juga Lembaga Kesehatan Profesional lainnya.
Saka Bakti Husada meliputi 5 krida, yaitu :
  1. Krida Bina Lingkungan Sehat
  2. Krida Bina Keluarga Sehat
  3. Krida Penanggulangan Penyakit
  4. Krida Bina Obat
  5. Krida Bina Gizi
  6. Krida Pola Hidup Bersih dan Sehat
  • Saka Kencana (Keluarga Berencana)

Satuan Karya Pramuka Kencana adalah wadah kegiatan dan pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan praktis dan bakti masyarakat, dalam bidang Keluarga Berencana, Keluarga Sejahtera dan Pengembangan Kependudukan.
Pembinaan Saka Kencana berada di bawah Gerakan Pramuka yang bekerjasama dengan Badan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Saka Kencana meliputi 4 krida, yaitu :
  1. Krida Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB dan KR)
  2. Krida Bina Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS dan PK)
  3. Krida Advokasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (Advokasi dan KIE)
  4. Krida Bina Peran Serta Masyarakat (PSM).
  • Saka Taruna Bumi

Satuan Karya Pramuka Taruna Bumi adalah wadah bagi para Pramuka untuk meningkatkan dan mengembangkan kepemimpinan, pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan kecakapan para anggotanya, sehingga mereka dapat melaksanakan kegiatan nyata dan produktif serta bermanfaat dalam mendukung kegiatan pembangunan pertanian.
Pembinaan Saka Taruna Bumi bekerjasama dengan Departemen Pertanian, Dinas Pertanian, LIPI, dan Lembaga Holtikultura.
Saka Tarunabumi meliputi 5 krida, yaitu :
  1. Krida Pertanian dan Tanaman Pangan
  2. Krida Pertanian Tanaman Perkebunan
  3. Krida Perikanan
  4. Krida Peternakan
  5. Krida Pertanian Tanaman Holtikultura.
  • Saka Wanabhakti

Satuan Karya Pramuka Wanabakti adalah wadah bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk melaksanakan kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat dalam rangka menanamkan rasa tanggungjawab terhadap pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup.
Pembinaan Saka Wanabhakti bekerjasama dengan Departemen Kehutanan, Perhutani dan LSM Lingkungan Hidup/Lembaga Profesional terkait.
Saka Wanabakti meliputi 4 (empat) krida, yaitu :
  1. Krida Tata Wana
  2. Krida Reksa Wana
  3. Krida Bina Wana
  4. Krida Guna Wana.
  • Saka Wira Kartika

Satuan Karya Pramuka Wira Kartika baru berupa Satuan Karya Rintisan yang mulai dilaksanakan pada akhir tahun 2007. Pembentukannya berdasarkan Peraturan bersama Kepala Staf Angkatan Darat dengan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka nomor 182/X/2007 dan 199 tahun 2007 tanggal 28 Oktober 2007 tentang kerjasama dalam usaha pembina dan pengembangan pendidikan bela negara dan kepramukaan.
Pengoraganisasian Saka binaan TNI AD ini, tidaklah jauh berbeda dengan Satuan Karya pada umumnya. Namun Demikian Saka Wira Kartika ini memiliki Program Pendidikan yang dibentuk dalam Satuan Krida antara Lain :
  1. Krida Survival
  2. Krida Pioner
  3. Krida Mountainering
  4. Krida Navigasi Darat
  5. Krida Bintal Juang
  • Saka Pariwisata

Saka Pariwisata merupakan wadah kegiatan pendidikan dan pembinaan guna menyalurkan minat, bakat dan menambah pengetahuan, ketrampilan, pengalaman para Pramuka Penegak dan Pandega, dalam bidang kepariwisataan.
Saka Pariwisata meliputi 3 Krida, yaitu:
  1. krida penyuluh pariwisata
  2. krida pemandu pariwisata
  3. krida kuliner wisata
  • Saka Widya Budaya Bakti

Saka Widya Budaya Bakti adalah wadah pendidikan dan pembinaan bagi para pramuka penegak dan pramuka pandega untuk menyalurkan minat, mengembangkan bakat, kemampuan, dan pengalaman dalam bidang pengetahuan dan teknologi serta keterampilan di bidang Pendidikan dan Kebudayaan yang dapat menjadi bekal bagi kehidupan dan penghidupannya untuk mengabdi pada masyarakat, bangsa, dan negara.
Saka Widya Budaya Bakti meliputi 7 Krida, yaitu:
  1. Krida Pendidikan Masyarakat
  2. Krida Anak Usia Dini
  3. Krida Pendidikan Kecakapan Hidup
  4. Krida Bina Sejarah
  5. Krida Bina Seni dan Film
  6. Krida Bina Nilai Budaya, berisi
  7. Krida Bina Cagar Budaya dan Museum
  • Saka Kalpataru

Saka Kalpataru merupakan satuan Karya Pramuka tempat meningkatkan pengetahuan, pengalaman, ketrampilan dan kecakapan, dan kepemimpinan Pramuka Penegak dan Pandega serta sebagai wadah untuk menanamkan kepedulian dan rasa tanggungjawab dalam mengelola, menjaga, dan mempertahankan dan melestarikan lingkungan untuk keberlanjutan generasi sekarang dan mendatang. Pembentukan Saka Kalpataru bertujuan untuk memberi memberi wadah pendidikan dan pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menyalurkan minat, mengembangkan bakat, kemampuan ,pengalaman dalam bidang pengetahuan dan teknologi serta keterampilan khususnya yang berkaitan dengan substansi Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) yang menjadi bekal penghidupannya untuk mengabdi pada masyarakat, bangsa dan Negara.
Saka Kalpartaru meliputi 3 Krida, yaitu:
  1. Krida 3R (Reduce, Reuse, Recycle),
  2. Krida Perubahan Iklim, dan
  3. Krida Konservasi Keanekaragaman Hayati.

SUMBER: pramuka.or.id
Gerakan Pramuka sebagai Organisasi Pendidikan nonformal merupakan organisasi yang terkonsep dengan baik, memberikan manfaat menyeluruh dan vital sesuai dengan fungsi dari kepramukaan yang bermanfaat secara langsung dan tak langsung kepada peserta didik, anggota dewasa pramuka dan bagi negara. Tidak usah lagi diragukan peran pramuka saat ini benar benar menjadi kebutuhan bagi Negara. 
Manfaat ikut bergabung bersama pramuka, dan manfaat manfaat lain yang di dapatkan dengan bergabung bersama pramuka juga tidak kalah pentingnya, sebab pramuka mencapai aspek yang cukup lengkap mulai dari pendidikan formal sekolah hingga pendidikan nonformal luar sekolah yang sangat tidak terbatas dari segi manfaat. Setiap Pramuka mengenal lebih banyak, mendapat lebih banyak ilmu teoritis dan empiris yang sangat penting sebagai salah satu pusat perubahan dan stok kepemimpinan di masa depan. 
Beberapa deskripsi berikut menggambarkan bagaimana pentingya mengikuti kegiatan kepramukaan dan bergabung bersama organisasi gerakan pramuka :
  • Kepramukaan mencakup materi di sekolah, di pramuka juga belajar tentang pendidikan keagamaan, pendidikan teknologi, pendidikan jasmani dan kesehatan, pendidikan tentang alam, sosial dan lain sebagainya. Bahkan secara langsung dipraktekan oleh setiap anggota pramuka sesuai dengan tingkatan dari pramuka itu sendiri.
  • Melalui kepramukaan, kegiatan eksplorasi bakat lebih terasa. pramuka menghargai setiap bakat dan kreatitas untuk dikembangkan, dan pramuka adalah wadah yang selalu siap sedia memberikan upgrading pada bidang kreativitas pada berbagai event di pramuka seperti pelatihan broadcasting, photography, internet, dan berbagai kerajinan tangan lainya.
  • Pramuka diajak menjadi penemu karya, berfikir untuk menjadikan bahan yang kurang bermanfaat menjadi lebih bermanfaat. Setiap pramuka diajak berfikir inovatif menciptakan teknologi tepat guna pada tingkatan khusus
  • Rasa kekeluargaan lebih terasa dan sangat kokoh terbangun di Pramuka, hangatnya salam pramuka yang bergema di bumi perkemahan pramuka menjadi salah satu simbol bahwa pramuka dengan mudahnya menyatu dengan mentoleransi perbedaan agama, suku dan kebudayaan yang ada.
  • Gerakan Pramuka adalah organisasi nasionalisme, mengenal dan bergabung dengan pramuka berarti berkesempatan berkenalan dengan Indonesia melalui event nasional pada berbagai tingkatan, Hanya pramuka yang berprestasi yang mendapatkan kesempatatan.
  • Pramuka sudah terbiasa dengan kebiasaan baik, mulai dari tradisi musyawarah untuk menemukan solusi hingga tertempa menghadapi berbagai problema yang sulit untuk dipecahkan. Pramuka yang baik sudah tidak diragukan lagi menjadi calon pemimpin.
  • Pramuka memiliki cara beradaptasi yang baik dengan berbagai komponen dan golongan masyarakat. Dengan pendidikan yang ada, pramuka akan menjadi orang-orang yang disenangi di mana saja, bahkan menjadi orang dengan kehadiran yang ditunggu untuk perubahan.
  • Kegiatan pramuka secara umum adalah kegiatan pesta untuk kebersamaan, kegiatan bakti untuk pengabdian, kegiatan kompetisi untuk mengasah kemampuan, kegiatan pelatihan untuk meningkatkan taraf pemahaman, kegiatan cross culture understanding untuk melatih nilai nasionalisme keberagaman, dan kegiatan wisata untuk merasakan indahnya alam dan memberi kesadaran menjaga alam sekitar.
Demikian beberapa hal yang menjadi manfaat mengikuti kegiatan kepramukaan, semoga bermanfaat. Jangan segan bergabung bersama pramuka, scout today leader tomorrow.

SUMBER: www.pramukaindonesia.com
Hallo kakak-kakak semua, SALAM PRAMUKA, apa kabar?, kakak tau gak kalau di pramuka ternyata tedapat beberapa fakta unik di dalamnya loh, mau tau? yuk kita cek aja langsung
Fakta pertama:
Haloo kak, Tahukah kamu bahwa Gerakan Pramuka ternyata tidak hanya ada di Indonesia. Sebelum Gerakan Pramuka berdiri di Indonesia, Gerakan Pramuka terlebih dahulu didirikan oleh Robert Baden-Powell pada tahun 1907. Powell sebelumnya adalah prajurit militer Britania Raya dan mulai mendirikan Pramuka setelah bertemu dengan William Alexander Smith yang merupakan pendiri dari Gerakan Boy’s Brigade. Mulai sejak saat itu, Gerakan Pramuka banyak melakukan kegiatan sosial dan latihan perkemahan untuk membentuk pribadi yang kuat pada diri anak-anak pada masa itu.Dan Bapak Pramuka Indonesia adalah Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Beliau, selain menjadi Sultan Yogyakarta, Wakil Presiden Republik Indonesia, dan Pahlawan Nasional Indonesia, pun dinobatkan sebagai Bapak Pramuka Indonesia. Penobatan Sri Sultan Hamengku Buwono IX sebagai Bapak Pramuka Indonesia layak mengingat aktivitasnya di dunia kepramukaan (kepanduan) sebelum Gerakan Pramuka lahir (sebelum 1961), saat pendirian Gerakan Pramuka, maupun awal-awal perjalanan Gerakan Pramuka. Berkat pemikiran dan kebijakan yang diambilnya Gerakan Pramuka bisa menjadi seperti sekarang ini. Karenanya sejarah kepramukaan di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari sosok Bapak Pramuka Indonesia, Hamengkubuwana IX.
Fakta kedua:
Kamu mungkin dulu sempat bertanya-tanya atau terlintas dalam benak kalian apa arti dari lambang tunas kelapa pada seragam pramuka kalian. nah ini gan penjelasan nya, tunas kelapa dipilih menjadi simbol utama dalam Gerakan Pramuka Indonesia karena kelapa adalah sebuah tumbuhan yang hampir seluruh bagiannya memiliki banyak manfaat untuk kehidupan manusia. Mulai dari batang pohon, daun, buah hingga ke akarnya sekalipun, kelapa memiliki manfaat untuk manusia. Contohnya, batang pohon kelapa biasanya kita gunakan untuk membangun jembatan kecil dan sederhana. Selain itu buah kelapa pun banyak memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Nah, oleh karena itu, Tunas Kelapa dipilih menjadi simbol Gerakan Pramuka. Karena, Pramuka sendiri memiliki visi dan misi untuk menciptakan generasi-generasi muda yang berguna bagi bangsa dan negara, juga memiliki banyak manfaat dalam membangun Bangsa Indonesia menjadi lebih baik.
Fakta ketiga:
Pernah sadar nggak? kalau kita waktu dulu sekolah ikut pramuka sebenarnya sudah dilatih pendidikan militer sejak dini? Dengan dasar pelatihan disiplin yang tinggi, seragam menyerupai militer seperti baret coklat, kemeja dan celana coklat, penampilan kalian saat latihan pramuka hampir menyerupai kegiatan wajib militer negara. Namun, kegiatan pramuka sendiri tidak terlihat seperti kegiatan wajib militer karena memang menghilangkan unsur kekerasan dan mengutamakan unsur disiplin melalui kegiatan menyenangkan. Sehingga, anak-anak dan remaja antusias dalam melakukan latihan pramuka. Selain itu, Gerakan Pramuka terbagi jadi 4 jenjang yaitu Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega. Dalam setiap jenjang tersebut, terdapat beberapa tingkatan yang harus dilalui sebelum masuk ke jenjang berikutnya. Tentu unsur ini diambil dari militer juga yang biasa kita kenal dengan sebutan pangkat. So, kamu yang pernah ikut Pramuka harusnya bangga pernah menjadi bagian dari Militer Indonesia!
Fakta ketiga:
Melihat Gerakan Pramuka banyak memiliki kegiatan positif, akhirnya banyak production house film layar lebar dan juga animasi mulai menggarap film dengan menggunakan inspirasi dari Gerakan Pramuka itu sendiri. Salah satu contoh film garapan negeri kita sendiri yaitu “5 Elang,” mengangkat kisah sekelompok anak yang bergabung dalam Gerakan Pramuka dan memulai petualangannya. Selain itu Production House animasi dunia, Pixar pun membuat sebuah film animasi paling berhasil yaitu “Up” dengan menggunakan inspirasi dari Gerakan Pramuka. Jalan cerita film ini adalah seorang bocah yang ingin naik jenjang berikutnya dengan cara mendapatkan lencana membantu orang tua yang akhirnya ikut bertualang dengan orang tua yang ingin ditolongnya. Film ini sangat menjadi perhatian para pecinta film animasi dan menjadi sebuah film paling inspiratif dalam Gerakan Pramuka di seluruh dunia.
SUMBER: kaskus
Powered by Blogger.